Hello, gue ingin sharing cerita solo travelling gue selama di Jogja. Sekitar bulan November 2019, gue berangkat  ke Jogja dari Bandung , gue berangkat menggunakan kereta api karna gue merasa menaiki kereta api lebih terasa perjalanannya dan lebih murah ketimbang gue harus naik pesawat terbang, meskipun naik pesawat terbang bisa sangat meminimalisir waktu perjalanan, but it’s okay, itu bukan suatu masalah besar bagi gue.

Gue sebenarnya bisa di katakan sangat kurang akan persiapan untuk berangkat ke Jogja, karena gue di rasa sangat sangat mendadak untuk berangkat. Gue yang masih dilemma untuk memilih hari keberangkatan, akhirnya gue putuskan untuk berangkat hari itu juga yaitu hari Kamis, yap hari kamis gue ingat sekali itu. Asal kalian tau, gue membeli tiket kereta pada detik itu juga dan bukan membeli tiket dari jauh-jauh hari (tidak boleh di tiru ya!). Kenapa gue bilang tidak boleh di tiru?

Sebenarnya tidak menjadi maslaah besar ya, hanya saja itu pasti akan membuat kita kebingungan sendiri, percaya deh. Lalu setelah itu, gue juga memesan hotel di Jogja, gue mencari hotel yang low budget tetapi tetap nyaman. Gue lupa dengan nama hotel yang gue booking, yang penting yang gue ingat itu adalah gue memakai fasilitas dari OYO karna percaya lah, pakai OYO itu benar- benar membuat harga menjadi lebih murah. Hotel yang gue tempatin pun bagus, nyaman, dan tidak berisik, karena lokasi hotel yang masuk ke gang tetapi bukan gang yang sempit ya.

Letak hotel nya tidak jauh dari stasiun tugu jogja kok, hanya sekitar 10 menit menggunakan mobil. Dan yang perlu kalian tahu, meskipun gue memesan hotel secara mendadak, seperti nya gue saat itu beruntung, bagaimana tidak ? Gue dapat hotel untuk 4 hari 3 malam hanya dengan harga 400 ribu! Untuk gue seperti nya itu terhitung murah karena fasilitas yang memadai sekali, mulai daari twin bed (meskipun gue sendirian), AC, TV, Shower, Kolam Renang.

Pelayanan nya pun ok banget loh sobat! Semua nya ramah-ramah dan aman. Jadi kalian tidak perlu khawatir dengan keamanan atau apapun yang kalian takutkan, karena plus nya pun adalah tempat ini sangat mengusung tema Jogja banget, karena gue lebih seneng seperti itu daripada harus menginap di hotel yang mewah berikut mahal, tidak ada kesan nya apalagi di Jogja.

Gue berangkat menggunakan kereta dari Stasiun Bandung lalu dalam perjalanan yang memakan waktu normal yaitu 8 jam lebih beberapa menit untuk sampai di Jogja, lebih tepatnya gue turun di Stasiun Tugu Jogja, sekitar jam 12 malam, karena sejujurnya gue berangkat dari Bandung sekitar jam 4 sore. Sesampainya disana, gue menggunakan taksi online untuk ke hotel, memang malam itu sudah tidak terlalu ramai meskipun ada saja orang-orang yang keluar malam hari. Sesampainnya di hotel, gue bersih-bersih dan lanjut tidur karena besok nya gue berencana untuk jalan-jalan mengitari kota Jogja dari pagi hingga waktu yang belum gue tentukan.

Pagi ini awan sangat cerah, matahari masih bersahabat dan burung-burung setia menemani gue selama gue berada di hotel hingga gue keluar hotel. Gue memesan taksi online lagi untuk pergi ke ddestinasi pertama gue yaitu adlah Pantai, ya tujuan utama gue ke Jogja sebenarnya adalah untuk ke pantai, karna as you guys know di Bandung nggak ada pantai, adanya hanya kafe dan mall sepanjang jalan di kota. Gue pergi ke Pantai Siung, karena gue pengen menjajal pantai yang jarang orang tahu dan yang belum banyak orang datangi, namanya adalah Pantai Siung.

Pantai Siung sendiri adalah suatu objek wisata pantai yang terletak di Kec. Tepus, tepatnya berada di Dusun Duwet, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Perjalanan gue menempuh sekitar 4 hingga 5 jam menggunakan sepeda motor, jalannya bagus dan lumayan luas.

Bila akan mendekati sampai pada pantai, sudah terasa dengan banyak nya pasir di sekitaran rumah warga kok. Disana pula ada 3 pantai yang berbeda tetapi jaraknya tidak jauh, hanya saja gue lebih memilih Pantai Siung karena gue lebih ingin menikmati pantai dengan pasir yang putih.

Sesampainya disana, lo akan merasa speechless banget deh! Lo akan di manjakan dengan pantai jernih nan biru dan batu besar yang ada di sekitaran pantai, sebenernya bisa lo naikin hanya saja butuh waktu lagi, dan berhubung energi gue hampir habis karena di perjalanan jadi gue memutuskan untuk tidak menaiki batu raksasa itu.

Setelah ke pantai, gue akhirnya memilih untuk istirahat sejenak di Hotel dan melanjutkan perjalanan untuk esok hari.

Besoknya, gue memutuskan untuk pergi berkunjung ke Kraton Jogja. Karena gue memang seorang yang sangat jatuh hati dengan budaya lokal Jawa. Disana gue jalan-jalan sendiri menaiki becak dari jalan Malioboro. Memang ya, Jogjakarta itu kultur budaya nya masih sangat kental dan sangat menarik. Gue juga berkunjung ke Museum Affandi di daerah Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selalu ada cerita di Jogja. Seperti kata lagu Adithia Sofyan

“Terbawa lagi langkahku ke sana, Mantra apa entah yang istimewa , Kupercaya selalu ada sesuatu di Jogja”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *