Tentunya kamu tau kan perkebunan teh? pasti tahu dong. Khususnya yang satu ini, kebun teh yang berada di Rancabali Ciwidey yang berada 60 KM dari Bandung ini berbatasan dengan Kab. Cianjur. Hamparan perkebunan teh yang menyelimuti sisi jalanan di daerah ini. Dedaunan yang hijau segar membuat suasana asri dan bisa melupakan hiruk pikuk yang sudah dialami. Disini kamu akan di manjakan dengan angin sepoi-sepoi, pemendangan bukuit yang di penuhi perkebunan teh. kamu juga bisa melihat para petani memetik daun teh untuk di proses di pabrik.

Area kebun teh Rancabali sendiri tidak memiliki jam operasional dan tiket khusus. Karena terhampar banyak di sepanjang jalanan, sehingga pengunjung bisa berkunjung kapan . Best view disini adalahh ketika sunset atau ketika matahari mulai tenggelam, karena jika kamu melihat langit akan berubah warna menjadi gradasi ungu, oranye, dan kuning, bahkan bisa berubah menjadi warna pink. Indah sekali.

Disini pun kamu bisa berswafoto ria bersama keluarga atau teman-teman mu. Suasana yang tenang tidak bising dan adem menambah daya tarik untuk datang ke lokasi ini. Menyusuri jalan setapak, sembari menikmati sejuknya . Namun, kamu tetap harus menaati peraturan yang berlaku disini. Salah satunya tentu kamu dilarang membuang sampah sembarangan di sepanjang perkebunan.

Di tempat ini terdapat kawasan yang diberi nama kawasan tapal kuda. Di sebut tapal kuda karena jalan yang dilalui berkelok-kelok. Untuk berkunjung ke Kebun Teh di Rancabali, Anda tidak akan dipungut biaya. Alamat kebun teh Rancabali berada di kawasan Patengan, Rancabali, Ciwidey, Bandung Selatan. Lokasi kebun teh Rancabali Ciwidey tidak jauh dari wisata Kawah Putih dan bumi perkemahan Rancaupas. Jika kamu datang dari mana saja arahkan kendaraan Anda menuju Ciwidey, Bandung Selatan. Jika dari Situ Patenggang, lokasi kebun teh ini bisa dijangkau sekitar 1,5 hingga 2 jam. Sementara jika dari bumi kemah Ranca Upas hanya butuh waktu sekitar 8 menit. Disini kamu juga bisa melakukan wisata edukasi seperti kamu bisa mengunjungi pabrik teh yang ada di perkebunan, namanya Pabrik teh Walini. Ada tiket masuk ke pabrik teh walini ini, yaitu sebesar Rp5.000 saja per orang nya.

Disini juga kamu bisa mengetahui banyak hal tentang teh. Mulai dari pembibitan, perawatan, pengemasan, hingga siap jual. Jadi walaupun temanya berlibur, pengunjung tetap bisa mendapatkan informasi bermanfaat dari tempat wisata ini. Di sepanjang jalan perkebunan, banyak penjual makanan yang menjajakan dagangannya. Ada yang pedagang kaki lima, maupun yang restoran tetapi untuk restoran sangat sedikit. Fasilitas disini memang tidak terlalu lengkap, apalagi lahan parkir. Karena tempat wisata ini berada di pinggir jalan, maka tempat parkirnya pun terbatas. Disini kamu harus pintar-pintar untuk memarkirkan kendaraan kamu, tentu dengan aman nyaman dan tidak mengganggu lalu lintas. Namun jangan khawatir karena ada juru parkir yang siap membantu.

Yang khas dari daerah ini adalah bandrek. Dengan udara dan cuaca yang dingin, bandrek cocok untuk dinikmati, karena akan menghangatkan tubuh pasca di terpa oleh rasa dingin area Ciwidey ini. Selain bandrek pengunjung juga bisa mencoba jagung bakar dan bakso sebagai camilan dan makanan beratnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *