Dimana tanah di pijak disitu lah langit di junjung, itulah peribahasa yang sangat pantas di ingat pada saat kalian berkunjung ke jogjakarta. Mengapa demikian ? Karena kota jogja masih kental dengan adat istiadat setempat, maka dari itu kita harus mentaati segala sesuatu peraturan adatnya.

Nah kota jogja adalah salah satu kota besar di indonesia yang menjadi tujuan favorit para wisatawan lokal ataupun mancanegara, jogja adalah kota dimana kotanya masih menjunjung tinggi adat tanpa terkecuali, di kota Jogja terdapat  banyak sekali lokasi yang menjadi tempat favorit para wisatawan lokak atau pun mancanegara. Selama di Jogja akan banyak cerita yang tidak akan terlupakan, sebagai pemisalan di Jogja kita berkeliling – keliling sekitar kota menggunakan kendaraan pribadi, andong atau delman. Bicara – bicara soal delman, di Jogja masih banyak terdapat andong yang bersebaran di jalanan. Terlebih banyak sekali andong dan becak di jalan malioboro. Di Jalan malioboro kita dapat menikmati suasan yang Jogja “banget” seperti layak nya di bandung kita menikmati jalan Braga, di Jogja ada jalanan malioboro. Selama di Jogja kita akan banyak menghabiskan waktu mengunjungi tempat-  tempat yang bersejarah, menarik, menyenang kan, dan yang tidak akan pernah terlupakan.

Ada berbagai macam hal yang dapat kita lakukan di Jogja, seperti berbelanja ke pasar gedhe, atau pasar beringharjo, di pasar beringharjo kita bisa berbelanja baju, batik khas jogja, daster untuk ibu – ibu dengan kualitas yang bagus tetapi harga yang terjangkau. Lalu setelah dari pasar beringharjo kita berpindah tempat ke tempat penjualan bakpia, karena tidak sah bila ke Jogja tidak membeli dan menyicipi bakpia dengan rasa lokal. Sepanjang jalan tempat penjualan bakpia terdapat juga penjual – penjual baju, tas, dan berbagai macam aksesori khas Jogja yang harus kita miliki harga nya pun tidak mahal ko, karena di Jogja sendiri biaya hidup nya tidak tinggi jadi Jogja termasuk salah satu tempat wisata ideal yang banyak di kunjungi.

Setelah  itu kita beralih untuk menuju ke keraton Jogja dengan menggunakan becak , menagapa di sarankan demikian ? Karena dengan menggunakan becak, rasanya seperti jogja sekali yang memiliki image sederhana namun natural. Mengerti kan maksud nya ? Hihihi. Okey lanjut, selama perjalanan menuju keraton, kita akan melewati alun – alun jogja dan kita akan melihat banyak penjual disana dengan makanan – makanan bermacam – macam, juga kita akan melihat anak – anak bermain disana, warga lokal yang biasa berjualan dan bermain disana bersama anak – anaknya. Setelah kita sampai di keraton, kita bisa melihat – melihat semua sejarah tentang keratonan di sana, seperti layaknya museum, terdiri berbagai banyak barang – barang jaman dahulu, lalu kita bisa melihat patung – patung yang di desain layaknya sedang menikah ala ala kraton jogja, lalu kita juga di perlihatkan baju adat khas jogja dari balik kaca di sana. Belum puas rasanya hanya ke keraton saja, kita bisa menjajal tempat – tempat lain seperti tamansari, tempo gelato bagi yang menyukai es krim, lalu kita juga bisa menjelajah pantai ! Iya pantai adalah hal yang tidak boleh di lewatkan bila kamu berlibur ke jogja , banyak sekali pantai yang terdapat di jogja seperti pantai siung, pantai parangtritis, pantai sedahan , pantai indrayanti, pantai glagah, pantai watu kodok dan lain sebagainya. Selain pantai, kita juga bisa berwisata dengan mengunjungi daerah di jogja seperti gunung kidul ataupun ke kulon progo. Malam nya kamu bisa makan di angkringan – angkringan yang tersebar di jalan – jalan kota jogja.

Nah jika kamu ingin melihat keindahan alam jogja dan berbagai macam ragam nya, tonton lah film Ada Apa Dengan Cinta 2 dan The Gift yang di bintangi oleh Ayu Shita dan Reza Rahadian.

Jadi, apa kalian sudah membuat kenangan di jogja ? Hihihi !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *